Selasa, 31 Mei 2011

Kekalahan yang memalukan... :)

Kejadian yang sangat memalukan ini terjadi di Lapangan Futsal di Dekat Sebuah Kantor Pemerintahan di Kota Palu pada hari Minggu (29/5). Saat itu, gw dan 5 tman gw (Hendra, Haikal, Ari, Cipto, dan Iful) bermain futsal jam 7 pagi. Pas kami sdg bermain, ada segerombolan anak SD yang datang dan menghampiri kami. Mereka mau bertanding futsal dengan kami. Pertandingan yang berlangsung hingga jam stenga 9 pagi itu berlangsung seru. Awalnya, kami unggul 2 gol tanpa balas tetapi mereka mengejar poin hingga mereka unggul 3-2. Krn mreka unggul tipis, kami berusaha mengejarnya dan poin menjadi 5-3.

Kami pun bersikap pandang enteng dan sombong karena keunggulan itu. Supaya nggak diremehin, anak-anak ingusan tuh berusaha tuk ngejar ketertinggalan agar berbalik unggul. Kami semakin meremehin mereka krn mrka tertinggal jauh. Akhirnya, kami terdiam krn skor menjadi 5-5.Mereka semakin jauh dgn kami yang telah kecapaian. Skor menjadi 7-5 untuk keunggulan anak ingusan-ingusan itu. Kami ngga' menyerah begitu saja krn kami nggak ingin malu krn kalah dgn anak ingusan, Kami pun mengimbangi skor menjadi 7-7 lewat sontekan manis dari hendra dan ari.

Setelah 15 Menit tak trjadi gol, anak SD ingusan itu unggul 8-7. Kedudukan berubah lagi, sontekan yang pelan dari Ari merubah papan skor mnjadi 8-8. Haahh... 3 menit berselang ada suatu tragedi yang merubah suasana pertandingan ini. Bek bertahan bertubuh besar, Haikal bermain kasar dengan mencoba menarik tangan lawan dengan kasar. Disitulah adu mulut terjdi. (Ket : H = Haikal, B = Bocah ingusan)
B = woyy... jangn maen kasar.
H = te sngaja jga
B = beh. t**l*** kau itu!
H = ee.. tdk ada sa blg kau bgitu yaa...
B = Sa dapat kau nanti lee... Pica kau sa bikin.
Bocah ingusan itu masih sja marah-marah dan trus mengancam Haikal. Tendangan bebas pun dilakukan dan goollll.... gol yang keras dan tak bisa ditepis oleh Saya yang saat itu menjdi Kiper. 9-8 untuk kemenangan sementara bocah ingusan itu. Kami pun lancarkan serangan-serangan dari Duet Ari-Hendra dan gol untuk Kami dan merubah skor menjadi kembali imbang 9-9. Pas udh seri/imbang, Tim Kami menjadi lebih kuat dibanding tim bocah SD itu. Banyak serangan-serangan yang dilancarkan tetapi masih tidak bsa berbuah gol. Kami kembali anggp rmeh mreka dan saat kami lengah, mreka mengambil kesempatan utk menyerang dan goooollll... Gol yg sngat cermat dan indah dan mmbuat skor mnjadi 10-9 bwt bocah ingusan. Yahh, kami pun menyerah dan kalah campur malu. Kami pun pergi dari Lap. Futsal dan going to Rumah Hendra (spupunya Pasha Ungu) di Jl. Cendrawasih dan stelah itu pergi jalan-jalan ngendarain motor. Disitulah akhir cerita nyata ini.

Pesan-pesan dari saya : Jika kita lebih unggul dari lawan kita (saat pertandingan), jangan bersikap pandang enteng dan sombong. Karena akan membawa kekalahan dan kita harus tetap bersikap tenang, bekerjasama dan bekerja keras karena akan membawa kemenangan. OK!! SIIPPP!!
NB : KALO ADA TULISANKU YANG TEJO-TEJO, BERITAHU SAYA UNTUK DIPERBAIKI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar